Sampeljawaba fresh graduates : Saat kuliah, saya pernah ditugasi untuk menjadi Ketua Panitia Kegiatan Seminar tentang Bisnis Online untuk Mahasiswa. Tugas utama team ini adalah menjalankan seminar tentang Bisnis Online, dengan target 3 pembicara nasional, dan target peserta 100 orang. Dalam team ini saya dibantu oleh sekitar 15 orang anggota.
Targetdissolved-oxygen concentrations, set at the State water-quality standard, were matched by constraining effluent discharges. A prototype real-time control system for matching wastewater discharges to the continuously changing assimilative capacity of the Cooper and Wando Rivers is presented. * Progress yang dicapai selama mengikuti
Lulustahun berapa dan faktor pendukungnya bagaimana, atau pikirkan kapan waktu yang tepat untuk mengambil kuliah saat semester pendek. 6. Ciptakan sistem baru Fokuslah pada sisa semester yang akan kamu hadapi. Jangan persepsikan, semester akhir itu menyeramkan. Kejar semua target dan buatlah hadiah untuk diri sendiri.
Selamaproses penyusunan makalah ini, tidak lepas dari peran dan dukungan dari berbagai pihak yang telah memberi semangat kepada penulis untuk menyelesaikan makalah ini. Penurunan angka kematian ibu per 100 ribu kelahiran bayi hidup masih terlalu lamban untuk mencapai target tujuan pembangunan millenium development goals (MDGs) dalam rangka
ContohTugas Kuliah Senin, 30 November 2020 merendam benih,perendaman dilakukan minimal 3 hari,setelah direndam maka benih ditiriskan dan kemudian dikeringkan selama 1 hari, setelah itu baru digunakan, bapak sabir menggunakan sistem tanam tabela (tanam benih langsung), waktu tanam bapak sabir adalah berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan
Yuk simak tips berikut agar kamu dapat memperoleh beasiswa kuliah full 100 persen. Buat target selama menempuh pendidikan. Setiap program beasiswa biasanya memiliki persyaratan tertentu. Sebagai contoh, Indeks Prestasi (IP) per semester harus di atas 3,0 pada skala 4,0. Buat target agar kamu dapat memperoleh IP sesuai dengan ketentuan
BulanNovember lalu, saat beresin rak buku, tiba-tiba nemuin binder lama (yang dari SMA), dan keinget tulisanku dulu bahkan aku udah lupa pernah nulis apa aja, wallahi, beneran lupa. Qodarullah, yang ditulis disitu terwujud 100% sampai di titik ini (yang belum tercapai itu ya kuliah S2, naik haji & nikah wkwkwk).
FWjIz. Pada musim Summer 1969 saya, Haryono Suyono, mendapat kesempatan mengikuti Kuliah Summer pada Universitas Chicago di Amerika. Kalau berhasil saya akan mendapat beasiswa untuk Program MA bidang Kependudukan. Oleh karena itu selama kuliah saya kerja sangat keras tidak pernah beristirahat dan selalu berada di ruang kuliah atau di Perpustakaan. Alhamdulillah, kuliah selama Summer berhasil dengan baik sehingga berlanjut untuk program MA bidang Kependudukan dan Aplikasi Komputer pada Universitas Chicago yang sangat terkenal. Baru satu minggu kuliah, beserta beberapa mahasiswa dari Jepang dan Korea dipanggil Penasehat Akademis ke kantornya. Satu demi satu kami diminta membaca buku dan Guru Besar kami memegang stopwatch selama kami membaca. Kemudian beliau menanyakan sampai halaman berapa dan mencatatnya. Sesudah itu beliau meminta kami menceritakan kembali apa yang dibaca. Kepada saya dan dua orang mahasiswa asal Korea di perintahkan mulai besuk paginya untuk mengikuti “kuliah” di Kantor Advertising Agency yang besar selama satu semester untuk belajar membaca dan memahami apa yang dibaca dengan baik. Menurut beliau kecepatan membaca saya selama satu jam hanya 10 halaman. Saya diberi target selama satu Semester kecepatan membaca saya harus naik menjadi 100 halaman. Mulai paginya satu kali satu minggu kami “kuliah merdeka” di luar kampus di bimbing oleh salah satu staf senior penelitian dan pengembangan Perusahaan Iklan yang sangat besar itu untuk membaca hasil penelitian mereka yang sangat bagus tentang sasaran iklan dan persepsi mereka terhadap rancangan iklan yang dikembangkan oleh perusahaannya. Kami mulai mengenal “kampus Merdeka” dan “Merdeka Kuliah”, yaitu belajar di luar kampus tetapi targetnya sama beratnya, seperti yang digagas oleh Mendikbud Nadiem Makarim. Di Kampus Merdeka itu kami belajar membaca cepat tentang metodologi penelitian, design penelitian, processing hasil penelitian sampai kesimpulan hasil penelitian termasuk bagaimana menggunakan kesimpulan itu guna memperbaiki rancangan iklan yang akan disajikan kepada pemesan iklan yang disiapkan Perusahaan besar tersebut. Suatu pengalaman yang sangat berharga sebagai hasil nyata “Kuliah Merdeka” dengan hasil ganda, karena “Dosen” dari Perusahaan memberikan pelajaran bagaimana membaca cepat sehingga pada akhir masa kuliah kecepatan saya membaca sudah mencapai 100 halaman dalam satu jam sekaligus memahami design berbagai studi pemasaran di dunia nyata. Setelah pulang ke tanah air, setiap kali ikut Rapat dan dibagi bahan rapat, dengan kecepatan membaca yang tinggi itu sering dicurigai bahwa saya mendapat bahan Rapat terlebih dahulu karena bigitu dibuka, langsung di letakkan dan saya selalu siap memberi komenrar karena sudah terbaca tuntas dan siap memberikan pendapat. Melihat pengalaman itu, tatkala Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim dalam beberapa kesempatan melontarkan gagasan dan instruksi seakan melawan arus, yaitu adanya Kampus Merdeka yang disertai Kuliah Merdeka, saya teringat masa muda. Terakhir, dalam pertemuan dengan para Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia bersama Menteri Desa PDTT, Drs. Abdul Halim Iskandar MPd, beliau melontarkan gagasan agar mahasiswa secara suka rela mengikuti kuliah merdeka bersama masyarakat di desa antara satu sampai tiga semester. Bersamaan dengan itu beliau menggagas perlunya empat hal yang harus dikuasai oleh anak didik guna menghasilkan SDM Unggul. Pertama kemampuan bahasa Inggris, kedua penguasaan data coding, lalu statistik dan keempat adalah psikologi. Menurut beliau keempat empatnya adalah standar Internasional, ditambah lagi soal nasionalisme yang tidak sempit. Menarik, semoga kita ada umur panjang, menyaksikan pelajar pelajar Indonesia empat sampai lima tahun ke depan, pelajar Indonesia hebat bahasa Inggrisnya, pandai melakukan coding, juara statistik, memahami psikologi dan punya semangat nasionaliame terbuka. Kempat hal itu perlu mendapatkan perhatian yang tinggi agar setiap lulusan dapat berpikir secara rasional dan mengikuti perkembangan jaman dengan acuan yang mutakhir. “Kebijakan Kampus Merdeka ini telah memiliki lima payung hukum, sehingga kampus bisa menerapkan kebijakan tersebut," ujar Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud Prof. Dr. Ir. Nizam, Senin 10/2, seperti dilansir Antara. Lima Permendikbud tersebut yakni Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Permendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum dan Permendikbud Nomor 5 tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi. Lalu, Permendikbud Nomor 6 tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, dan Permendikbud Nomor 7 tentang Pendirian, Perubahan , Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta. Prof. Nizam menambahkan kebijakan Kampus Merdeka itu tidak bersifat paksaan pada kampus. Hal itu dikarenakan karakteristik kampus di Tanah Air berbeda-beda. "Kami juga akan menyiapkan rambu-rambu petunjuk teknis pelaksanaan kebijakan Kampus Merdeka, untuk kemudian setiap kampus dapat mempelajarinya dan menyesuaikannya dengan kondisi kampus masing-masing," terang dia.
Saat kuliah, kadang kita merasa bahwa hal yang perlu kita lakukan hanyalah belajar. Padahal selain belajar dan mendapatkan nilai yang bagus, ada banyak hal yang perlu kamu capai ketika kamu masih duduk di bangku perkuliahan lho. Hal ini dapat membantumu meningkatkan kemampuan dan menambah pengalaman. Apa saja hal yang perlu dicapai saat kuliah? Yuk simak informasi berikut! Photo by Jill Wellington on 1. Prestasi Akademik Prestasi akademik merupakan hal yang penting untuk dicapai, khususnya bagi pelajar. Bagi kamu yang duduk di bangku perkuliahan, prestasi akademik tentu saja bagian yang penting karena memang sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawabmu untuk meraihnya. Kamu harus melaksanakan kuliah dengan baik untuk mendapatkan ilmu dan nilai yang memuaskan. Prestasi akademik bukan saja soal nilai ujian atau IPK yang baik atau tinggi, tapi juga soal keaktifan di kelas, pengembangan diri, dan masih banyak lagi. Jangan sampai kamu membuang waktumu selama di bangku perkuliahan untuk bermain-main atau melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat yang dapat berpengaruh pada prestasi akademikmu 2. Bergabung dalam organisasi Selain prestasi akademik, hal yang perlu kamu capai saat kuliah adalah kemampuan-kemampuan yang berkaitan dengan kepemimpinan. Oleh karena itu, sebaiknya kamu bergabung dalam organisasi saat kuliah. Kamu bisa mengikuti berbagai macam organisasi mulai dari tingkat jurusan, fakultas, maupun kampus. Selain mendapatkan ilmu tentang kepemimpinan, kamu juga bisa belajar tentang bekerja sama dalam tim, kemampuan komunikasi, dan masih banyak lagi. 3. Memperluas pergaulan atau relasi Tidak semua mahasiswa suka bergaul dengan banyak orang, ada yang hanya bergaul dengan beberapa orang saja. Namun, perlu kamu ketahui bahwa bergaul dengan orang-orang yang memberikan kita dorongan atau semangat untuk lebih baik itu perlu. Selain itu, memperluas pergaulan lintas jurusan dan fakultas bahkan lintas kampus juga perlu kamu capai ketika masih duduk di bangku perkuliahan. Relasi ini penting untuk membangun diri dan juga berguna untuk masa pasca kampusmu kelak. 4. Menabung Anak kuliahan memang cenderung irit terutama anak kost. Walaupun tidak semuanya hemat, ada juga mahasiswa yang hidupnya standar bahkan tetap hidup mewah. Apapun gaya hidupmu sebagai mahasiswa, jangan lupa untuk menabung. Menabung bukan berarti kamu terlalu hemat tetapi hal ini melatih kamu untuk hidup lebih baik dan tidak boros. Bahkan kamu juga bisa melatih kedisiplinanmu disini. Oleh karena itu, menabung adalah salah satu hal yang penting untuk dicapai saat masih kuliah. 5. Mengikuti event atau kegiatan Jika kamu tidak bergabung dengan organisasi tetapi ingin belajar tentang kepemimpinan, komunikasi, dan juga kerja sama, kamu bisa bergabung dalam event atau kegiatan yang ada di kampusmu. Akan banyak event yang membuka open recruitment panitia. Kamu bisa memilih sesuai bakat, minat, atau passion. Bahkan kamu juga bisa mencoba mendaftar pada bidang yang sebelumnya belum pernah kamu geluti. Sehingga kamu bisa mendapatkan pengalaman yang berharga yang mungkin kelak ilmunya bisa kamu terapkan di masa depan. Selain bergabung menjadi panitia event, kamu juga bisa mengikuti seminar, workshop, atau conference yang diadakan kampusmu atau kampus lain. Bahkan kamu bisa mengikuti event-event yang ada di luar negeri. Ada yang menggunakan beasiswa, ada juga yang menggunakan dana sendiri. Semuanya akan sebanding dengan pengalaman yang akan kamu dapatkan lho. 6. Menjadi asisten dosen atau asisten praktikum Bagi kamu yang sudah di tahun kedua dan diatasnya, biasanya terdapat kesempatan untuk menjadi asisten praktikum. Kamu dapat mencobanya untuk menjadi asisten praktikum pada mata kuliah yang kamu sukai. Hal ini dapat membantumu berbagi ilmu kepada adik tingkatmu serta menambah pengalamanmu untuk mengajar. Tentu saja ini berguna bagi kamu yang kelak ingin menjadi dosen. Kamu bisa mulai latihan mengajar ketika menjadi asisten praktikum. Selain menjadi asisten praktikum, hal yang penting untuk dicapai saat kuliah adalah menjadi asisten dosen. Kesempatan menjadi asisten dosen memang tidak bisa didapatkan dengan mudah. Kamu harus menjadi mahasiswa yang aktif dan mempunyai track record baik dalam bidang akademik. Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba bukan? Pengalaman dan ilmu yang kamu dapatkan sangat berharga lho. 7. Punya karya Salah satu hal penting yang perlu kamu capai ketika masih kuliah adalah mempunyai karya. Ketika masa kuliah, biasanya ada event atau perlombaan yang mengharuskan mahasiswa membuat sebuah karya. Melalui karya ini kamu bisa melatih kemampuan analisis, daya cipta, inovasi, kerja sama, dan lain-lain. Kamu juga bisa mendaftarkan karyamu sebagai hak cipta atau hak paten. Selain itu, karya yang kamu buat bisa kamu kembangkan menjadi wirausaha lho. 8. Bergabung dalam penelitian dosen Pada umumnya dosen mempunyai penelitian yang dikerjakan bersama dosen lainnya, mahasiswa pascasarjana, atau pihak yang berkaitan. Jika ada kesempatan untuk bergabung, maka jangan ragu untuk mencoba. Terjun langsung dalam penelitian dosen yang tentunya berskala besar akan membuatmu memperdalam ilmu dan menambah pengalaman lho. Hal ini sangat bermanfaat untuk kehidupanmu setelah kamu lulus. Kamu bisa menerapkannya di tempat kerjamu nanti atau bahkan menjadi salah satu portofolio yang bisa kamu cantumkan untuk mendaftarkan diri sebagai bagian dari penelitian yang lebih besar lagi. 9. Pengalaman magang Tidak semua jurusan mewajibkan mahasiswanya untuk menjalani magang sebagai mata kuliah untuk memberi gambaran nyata di dunia kerja. Jika jurusan kuliahmu tidak ada program magang, maka kamu dapat berinisiatif untuk mencari tempat magang. Kamu bisa mencarinya di internet atau mendaftar langsung di perusahaan yang ingin kamu tuju. Pengalaman magang dapat memberikanmu pengalaman bagaimana langsung turun di dunia kerja. Sehingga kamu tidak akan kaget ketika sudah bekerja nanti. 10. Punya rencana setelah lulus Ini adalah salah satu hal penting bagi mahasiswa di masa kuliah. Sejak kamu masuk dunia kuliah, kamu harus punya rencana setelah lulus. Rencana ini akan membantumu tetap di jalan yang ingin kamu tempuh. Bukan berarti kamu tidak bisa merubah rencana yang ingin kamu capai kelak, tapi setidaknya dengan adanya rencana yang sudah kamu susun, kamu menjadi disiplin, semangat, dan tidak goyah untuk menggapainya setelah lulus nanti. Itulah sepuluh hal yang perlu kamu capai saat kuliah. Gunakanlah waktumu dengan baik untuk menambah ilmu dan juga pengalaman yang berharga selagi ada kesempatan. Jangan lupa bagikan informasi ini kepada teman-temanmu ya. Semoga bermanfaat.
Artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara membuat life mapping peta perjalanan hidup bagi mahasiswa baru selama 5 sampai 10 tahun kedepan. Life mapping ini juga disebut dengan life plan bagi mahasiswa supaya memiliki pandangan dan target selama mapping merupakan apa saja yang kalian harapkan dan rencankan dalam hidup yang bisa juga diartikan perjalan hidup penting yang mengantarkan misi utamamu cita-citamu. Secara garis bersar, life mapping ini adalah sebuah misi atau langkah-langkah strategis yang nantinya dapat mengantarkan kalian menuju tujuan utama dan dalam waktu yang Mapping Mahasiswa BaruLife mapping ini sebenarnya bebas untuk jangka waktunya. Biasanya sih kalau tugas untuk pengenalan kampus bagi mahasiswa baru, disuruh untuk membuat selama 5 tahun atau 10 tahun kedepan. Artinya, kalau 5 tahun berarti ya selama kuliah kalau 10 tahun bisa lebih dari yang saya berikan disini adalah bukanlah mutlak benar, tetapi ini berdasarkan apa yang pernah saya kerjakan dan mungkin ada yang lain yang sama juga ya. Hal yang utama adalah buat untuk yang 10 Tahun saja ya, dan anggap saja mulai kuliah tahun 2020Buat dulu isinya apa aja, misalkan Kuliah di Jurusan Tek. IndustriBelajar benar IPK Awal bagus buatlah paragraf yang berisikan 3 hal diatas.Pada tahun 2020 ini, saya sebagai mahasiswa baru di PTN X yang menurut banyak orang adalah PTN top di Indonesia. Saya mengambil jurusan Teknik Industri misal yang masuk di fakultas teknik. Pandangan awal dan bayangan saya tentang Teknik Industri adalah tentang perusahaan, bisnis, dan manajemen. Itulah tujuan saya ingin membuka lapangan pekerjaan nantinya di bidang Industri Kreatif bagi waga lokal di daerah tahun ini, langkah awal saya sudah terwujud yaitu bisa masuk di jurusan ini. Setelah itu, saya akan mengenal lebih jauh apa itu jurusan saya dan orang-orang didalamnya teman, kakak tingkat, dan lainnya sehingga hal awal adalah belajar & meraih IPK yang 2021Misi Belajar & IPKAktif OrganisasiPada tahun kedua ini, saya akan memasuki semester 2. Tujuan utama saya dikuliahkan adalah supaya belajar dan hal yang bisa saya berikan kepada orang tua nanti sebagai bukti yg utama ya IPK, oleh karena itu Belajar dan IPK menjadi poin penting buat membahagiakan orang tua yang telah membiayai kuliah namanya kuliah juga tidak seperti masa SMA yang semuanya masih diurus oleh sekolah. Disini saya harus berkembang sendiri dan menentuka jalan melatih diri untuk mengabil keputusan . Soft skill lah yang harus saya dapatkan, salah satu jalannya melalui organisasi baik jurusan, fakultas maupun tingkat semester 3, rencana saya adalah mengikuti 2-3 organisasi yang saya minati. Mengapa demikian? kenapa kok tidak 1 organisasi saja? karena saya ingin mengetahui tipe-tipe setiap organisasi dalam memimpin dan menjalankan roda organisasi. Disini akan sangat bermanfaat bagi saya apalagi jurusan Industri yang harus bisa manajemen orang lain nantinya. Tapi sebagai anggota dahulu ya, 2022Misi IPK Menjabat di satu organisasiMagang/PKLDapat BeasiswaSilakan diuraikan sendiri ya, hehe iya, apabila ingin mendaftar beasiswa pastikan kalian memperbaiki CV kalian ya Perhatikan 7 Hal Yang Harus Ada pada CV untuk Lolos BeasiswaTahun 2023Misi Aktif organisasi semester 5Ikut lomba dan conferenceMagangDisini kalian sudah mulai memasuki mahasiswa tua, jadi mulai menentukan lebih besar lagi kedepan. Apakah habis lulus mau kuliah lagi atau mau kerja. Pilihannya secara kasar begini belum tentu benar dimata orang lain ya. Jika ingin ingin lanjut S2 maka lomba & conference diperbanyak ketika masih kuliah. Tetapi jika mau kerja habis lulus perbanyak magang. Tahun 2024 - 2026Lomba target dimana saja Submit Jurnal jika mau lanjut S2 Lulus Skripsi Buat komunitas sangat bermanfaat jika mau S2 dengan beasiswa Kuliah S2 langsung/kerja dulu baru S2/hanya kerja pilih salah satuHal yang tidak kalah penting adalah sebelum lulus harus mempersiapkan beberapa hal seperti, memiliki beberapa sertifikat baik sertifikat kejuaran, sertifikat toefl jika tidak mempunyai bisa mendapatkan dengan tes toefl baik Toefl ITP, IBT, atau IELTS, sertifikat pelatihan misalnya sertifikasi iso 90012015, atau sertifikasi di bidang ekonomi dan supply chain, dan lainnya yang intinya menunjang diri kalian setelah lulus 2026 - 2030NikahNaikin Haji IbuJalan-jalanPlanning lainnya isi sendiri ....Nah setelah semuanya jadi, kalian bisa menyusnnya dalam bentuk mind mapping juga supaya mudah dipahami ya. Misalnya secara gampang seperti digambar hanya itu yang saya dapat berikan kepada kalian para pembaca. Semoga bermanfaat dan dapat diimplementasikan sesuai dengan rencana kalian artikel terkait "Kuliah" berikut iniStrategi Mendapatkan Beasiswa Kuliah 2021Contoh Deskripsi Diri untuk BeasiswaMotivation Letter untuk BeasiswaContoh CV yang Baik untuk Beasiswa
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Kita semua pasti pernah mengalami kebingungan untuk menentukan tujuan, apalagi mahasiswa, yaitu dimana masa terahir kita duduk dibangku sekolah dan didepan kita sudah menanti ujian yang sesungguhnya, yaitu mau kemana setelah ini, mau jadi apa setelah kuliah ini. untuk menjadi apa saja,kita harus tentuin dulu arah yang mau kita tuju,kita haru menyunsun targaet-target yang harus kita capai, karena dengan Target membuatmu memiliki tujuan yang jelas kemana harus melangkahkan kaki. Tanpa sadar target ini pula yang akan memastikanmu tidak salah arah dalam perjalanan menuju contoh, kamu memiliki target agar bisa lulus tepat waktu, maka kamu harus berusaha bagaimana agar target tersebut dapat dicapai. Buang jauh-jauh rasa malasmu. Tinggalkanlah zona nyaman yang selama ini kamu huni. Manfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada dan jadikan itu sebagai target yang harus kamu penuhi sebelum status mahasiswamu berakhir. Tidak hanya untuk memenuhi ambisi; ini soal pengayaan diri. Dan inilah beberapa target yang harus kamu penuhi sebelum menyandang gelar sarjana nanti!Bergabung dalam Organisasi atau Kegiatan Bergabung dengan organisasi sudah tidak diragukan lagi akan memberikan keuntungan yang banyak untukmu janganlah kamu jadi mahasiwa yang kuliah-pulang alias kupu-kupu yang setelah kuliah kerjanya hanya santai dirumah atau kos-kosan. Banyak yang bisa kita dapatkan dalam organisasi dari mulai melatihmu dalam bekerja secara tim, menumbuhkan jiwa kepempinan, mengasahmu untuk menjadi lebih peka dan kritis dengan keadaan, hingga memperluas jaringan pertemanan. Begitu bermanfaatnya, pengalaman dan kemampuan berorganisasi menjadi salah satu poin penting yang diperhatikan oleh banyak perusahaan dari para calon pekerjanya Kejar Prestasi AkademisTugas utama mahasiswa yakni public speaking , berpresentasi, berwawasan luas, juga aktif dalam pembelajaran adalah hal yang sangat berpengaruh dalam perkuliahan. dan tingkatkan belajarmu dan kejarlah nilai IPKmu, untung-untung bisa dapatkan beasiswa. Jangan sampai ada satu mapel yang tidak lulus atau mengulang, karena itu akan mengulur waktu Pengalaman dari Bekerja Paruh WaktuLangsung mendapat pekerjaan setelah lulus kuliah memang dambaan semua orang. Kamu tidak perlu lagi pergi ke sana-ke mari membawa berlembar-lembar CV demi mendapatkan pekerjaan. Tapi urusan pekerjaan bukan hanya sekadar IPK tinggi atau keahlian dasar yang dimiliki semua orang. Pengalaman, mental, dan kemampuan mengorganisir yang baik juga memegang peranan yang besar untuk kamu bisa mendapatkan pekerjaan impian Perluas PergaulanJangan hanya berteman dengan teman-teman satu jurusan. Kamu perlu perluas pergaulan, bahkan jika perlu sampai pada level alumni. Saat ini, tersedia media sosial profesional, seperti LinkedIn yang bisa menghubungkanmu kepada para profesional secara 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya
Memasuki tahun pertama kuliah tentu saja berbeda dengan SMA. Menjadi lebih mandiri wajib kamu lakukan. Di samping itu, berbagai macam keinginan pun muncul, tapi kamu masih merasakan kebingungan. Jangan khawatir, lakukan saja beberapa target kecil ini sebagai bentuk adaptasimu menghadapi perkuliahan di tahun pertama. 1. Ikut satu komunitas Sama seperti kegiatan ekstrakurikuler yang pernah kamu ikuti semasa SMA. Di perguruan tinggi pun juga sama. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan hobi. Selain agar kamu nggak merasa bosan dengan tugas kampus, ini adalah salah satu langkah awal untuk bertemu dengan orang baru dan punya minat yang sama. Jangan minder kalau misal keahlianmu belum seberapa, berkumpul dengan mereka bisa memperdalam hobimu dengan baik. Siapa tahu bisa menjadi pekerjaan sampingan. 2. Punya teman baru Menjalin hubungan pertemanan dengan teman satu jurusan dan kakak angkatan adalah hal biasa. Hindari untuk merasa eksklusif, kamu bisa berteman dan mengenal dengan berbagai macam karakter orang di kampus. Hindari juga untuk memilih teman berdasarkan SARA. Mulailah perluas pergaulan positif mulai dari sini. Dengan menjalin pertemanan dengan siapa saja, kamu bisa sedikit bersyukur dengan apa yang kamu punya. Selain itu, kamu nggak gampang memandang rendah orang lain. 3. Hindari untuk bolos Kalau kamu sadari perkuliahan efektif selama satu semester tergolong cukup singkat. Untuk itu, seraplah pengetahuan mengenai jurusan yang kamu pilih. Walaupun kamu merasa salah jurusan atau terpaksa, jalani saja tanggung jawab yang sudah kamu pilih. Hindari sengaja absen untuk hal-hal yang kurang penting. Ada baiknya kamu nggak membuang dana pendidikan yang orangtua berikan. Karena, kamu akan memahami bahwa dana kuliah itu nggak murah. 4. Menghadiri suatu acara Untuk melepas lelah dan penat karena mengerjakan tugas kuliah memang paling tepat mencari hiburan. Kalau melakukan hobi juga membuatmu bosan, nggak ada salahnya untuk mengunjungi acara kesenian yang sedang diselenggarakan. Misal, nonton pertandingan olahraga, konser musik, pameran seni, bazaar, dan lain sebagainya. Kalau kamu ingin punya pengalaman organisasi di luar kampus, bisa mengajukan diri menjadi pekerja sukarela di sebuah acara, 5. Selalu rapi dan tertata Sudah saatnya kamu bersikap lebih dewasa dan mandiri. Berusaha untuk tetap tampil rapi di mana pun kamu berada. Dan juga, jangan ragu untuk menata dan membersihkan. Tujuannya, agar kamu nggak merasa kebingungan dalam menaruh barang. Mulailah untuk mencatat seluruh kegiatan dalam agenda. Agar nggak ada satu pun kegiatan atau pertemuan yang terlewatkan. Apalagi kalau kamu memutuskan untuk mengambil pekerjaan paruh waktu. 6. Temukan ritme belajar sendiri Kegiatan belajar mengajar tentu saja berbeda dari yang sebelumnya. Karena setiap dosen punya gaya mengajar masing-masing. Hindari untuk berpatokan dengan satu buku saja. Kamu wajib menggali agar bisa mengikuti mata kuliah dengan baik. Jangan bosan untuk membaca buku yang berkaitan dengan ilmu jurusan yang kamu pilih. Manfaatkan waktu sebaik mungkin. Karena kalau kamu nggak lulus di satu mata kuliah, nggak ada yang namanya remidial. Kamu wajib mengulang di semester depan atau tahun depan. 7. Nikmati makanan Mau jadi anak kos atau bukan, sudah bukan saatnya kamu pilih-pilih makanan. Nikmati saja makanan yang tersedia atau yang sudah kamu pilih. Hindari berkomentar yang kurang menyenangkan. Memang kamu juga wajib menjaga kesehatan dan kebersihan makanan. Tapi, nggak setiap hari kamu memilih tempat makan yang mewah. Bisa-bisa habis uang makan dalam waktu singkat. Kamu pun wajib bisa fleksibel untuk makan bersama teman maupun sendirian. BACA JUGA Merantau di Usia Muda Kamu Akan Merasakan 7 Hal Ini
100 target selama kuliah